PEMBERDAYAAN UMKM KULINER MELALUI PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA, PEMASARAN DIGITAL, DAN PENGUATAN BRANDING PADA CAFÉ HOTANG–HORANG CIKARANG
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Namun, sebagian besar masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, serta penguatan identitas merek (branding). Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan kepada UMKM Café Hotang–Horang Cikarang, sebuah usaha kuliner Korean Street Food, agar mampu meningkatkan tata kelola usaha, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkuat daya saing produk. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, analisis SWOT, serta pendampingan pada aspek pencatatan keuangan, pemasaran digital, dan perbaikan kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku usaha mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana, memahami pemanfaatan media sosial dan Google Maps sebagai sarana promosi, serta memperoleh arahan mengenai penguatan kemasan dan identitas merek. Program ini juga menghasilkan rumusan strategi pengembangan usaha berdasarkan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas manajerial pelaku UMKM dan berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif berbasis kuliner di wilayah Cikarang.Referensi
Ananda, Y., Machasin, M., & Fitri, K. (2023). Pengaruh Pengalaman Usaha, Teknologi Informasi dan Kemampuan Berwirausaha Terhadap Kinerja UMKM di Kota Pekanbaru. Jurnal Daya Saing, 9(2), 251–260.
Ardiansyah, T. (2019). Model financial dan teknologi (fintech) membantu permasalahan modal wirausaha UMKM di Indonesia. Majalah Ilmiah Bijak, 16(2), 158–166.
Astuti, R. P., Kartono, K., & Rahmadi, R. (2020). Pengembangan UMKM melalui digitalisasi teknologi dan integrasi akses permodalan. ETHOS: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2).
Kurniadi, R. (2018). Analisis bisnis plan dan jaringan kerja dalam peningkatan operasional bisnis. Jurnal Ekonologi Ilmu Manajemen, 2(2), 123–126.
Lianardo, S., Sartika, K. D., Prasetyawati, Y. R., & Cahyadi, R. A. (2022). Pendampingan digital marketing untuk pemberdayaan UMKM. Journal of Servite, 4(2), 104–111.
Novitasari, A. T. (2022). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi era digitalisasi melalui peran pemerintah. JABE (Journal of Applied Business and Economic), 9(2), 184–204.
Wibowo, S., Muis, A., & Rofieq, A. (2024). Pengembangan Identitas Usaha UMKM melalui Pelatihan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) Berbasis Digital di Desa Nagasari, Kabupaten Bekasi. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 594–599.
Ardiansyah, T. (2019). Model financial dan teknologi (fintech) membantu permasalahan modal wirausaha UMKM di Indonesia. Majalah Ilmiah Bijak, 16(2), 158–166.
Astuti, R. P., Kartono, K., & Rahmadi, R. (2020). Pengembangan UMKM melalui digitalisasi teknologi dan integrasi akses permodalan. ETHOS: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2).
Kurniadi, R. (2018). Analisis bisnis plan dan jaringan kerja dalam peningkatan operasional bisnis. Jurnal Ekonologi Ilmu Manajemen, 2(2), 123–126.
Lianardo, S., Sartika, K. D., Prasetyawati, Y. R., & Cahyadi, R. A. (2022). Pendampingan digital marketing untuk pemberdayaan UMKM. Journal of Servite, 4(2), 104–111.
Novitasari, A. T. (2022). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi era digitalisasi melalui peran pemerintah. JABE (Journal of Applied Business and Economic), 9(2), 184–204.
Wibowo, S., Muis, A., & Rofieq, A. (2024). Pengembangan Identitas Usaha UMKM melalui Pelatihan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) Berbasis Digital di Desa Nagasari, Kabupaten Bekasi. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 594–599.
Diterbitkan
2026-08-27
Bagian
ARTIKELsssasas



